JOMBANG — Pondok Pesantren (PP) Al-Amanah Putri Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, menggelar lomba Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) antarwihda dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), Kamis (4/6/2026) malam. Bertempat di Aula Al-Fattah, kegiatan yang dimulai pukul 20.20 WIB ini berlangsung dengan antusiasme para peserta, panitia, dan penonton.
Musabaqah Syarhil Qur’an tidak hanya menjadi ajang untuk menjelaskan kandungan ayat-ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga wadah bagi para santri untuk menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an melalui kreativitas penampilan tanpa mengesampingkan esensi maknanya.
Salah satu peserta, Afi Maulaya Layyina, mengaku sempat merasa gugup sebelum perlombaan dimulai. Namun, suasana kompetisi dan semangat peserta lain membuatnya semakin tertantang untuk menampilkan kemampuan terbaik.
“Gak nyangka kalau teman-teman se-excited itu, awalnya emang deg-deg an. Tapi lama-lama biasa aja, apalagi setelah denger suara teman-teman yang lain, adrenalinku jadi tertantang,” ungkap Afi Maulaya Layyina.
Dibuka dengan Pembacaan Ummul Qur’an
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Ustazah Tsamrotul Fuadah dan Niswah Karimah, dilanjutkan pembacaan Ummul Qur’an dengan harapan kegiatan dapat berlangsung lancar. Selanjutnya, Ustazah Alfiatus Sa’diyah selaku juri II membacakan tata tertib perlombaan sebagai pedoman bagi seluruh peserta.
Mengusung tema global “Makna Pengorbanan dan Keikhlasan dalam Berqurban”, para peserta menghadirkan penampilan yang memadukan lantunan ayat suci Al-Qur’an, uraian makna ayat, serta penerjemahan. Kisah Nabi Ibrahim a.s. dan putranya, Nabi Ismail a.s., menjadi salah satu pokok bahasan yang disampaikan untuk menggambarkan hakikat pengorbanan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah Swt.
Setiap kelompok menampilkan kreativitas dengan pendekatan yang beragam. Perpaduan unsur tilawah, syarah, dan penerjemahan menjadikan perlombaan ini sebagai ruang bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan berdakwah sekaligus menyampaikan nilai-nilai Al-Qur’an secara menarik.
Juri Apresiasi Penampilan Seluruh Peserta
Menjelang akhir acara, sembari menunggu hasil penilaian, Ustaz Addin Mustaqim selaku juri I menyampaikan arahan dan evaluasi kepada para peserta. Ia mengapresiasi penampilan seluruh kelompok, mulai dari aspek tilawah, syarah, hingga penerjemahan.
“Semuanya hari ini luar biasa! Dari Qori’, syarah, hingga penerjemah alhamdulillah josjis semua. Apapun hasilnya, ini merupakan pembelajaran bagi kalian, terutama dalam kebermanfaatan dan keberanian kalian di masa mendatang,” ujar Ustaz Adin Mustaqim.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perlombaan bukan semata-mata tentang meraih kemenangan, melainkan juga kesempatan untuk belajar, mengasah kemampuan, dan membangun keberanian dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman.
MSQ Jadi Wadah Pengembangan Bakat Santri
Rangkaian perlombaan ditutup dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) hasil MSQ oleh Ustaz Addin Mustaqim. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan bakat santri, meningkatkan kepercayaan diri, serta membekali peserta dengan pengalaman yang bermanfaat untuk masa mendatang.
Melalui Musabaqah Syarhil Qur’an, para santri PP Al-Amanah Putri Bahrul Ulum Tambakberas Jombang tidak hanya berlatih menyampaikan kandungan Al-Qur’an, tetapi juga belajar mengemas pesan-pesan ilahiah melalui penampilan yang kreatif, komunikatif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Tinggalkan Komentar