JOMBANG – Madrasatul Qur’an (MQ) Bin-Nadhor Pondok Pesantren Al-Amanah Putri Bahrul Ulum Tambakberas Jombang menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat selama dua hari, Kamis malam (5/11/2026) dan Jumat pagi (6/11/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh santri MQ dari seluruh tingkatan, mulai Naqish, Mutawasith, hingga Maqbul.
Ujian yang diselenggarakan oleh Pengurus Departemen Madrasatul Qur’an PP Al-Amanah Putri tersebut merupakan bagian dari kurikulum pembelajaran yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Selain menjadi agenda rutin, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi untuk mengukur perkembangan kemampuan santri dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an sesuai dengan tingkatan masing-masing.
Pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada Kamis malam (5/11/2026) setelah salat Isya dan pembacaan Surah Al-Kahfi. Pada sesi ini, santri diuji dalam aspek fashohah atau kefasihan membaca Al-Qur’an serta penguasaan ilmu tajwid.
Sementara itu, sesi kedua dilaksanakan pada Jumat pagi (6/11/2026) dengan materi hafalan. Materi tersebut meliputi surah-surah pendek dalam Juz 30, surah-surah penting, bacaan tahlil, serta wirid harian yang disesuaikan dengan tingkatan MQ masing-masing santri.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing terdiri atas sekitar 10–15 santri. Proses pengujian dilakukan oleh ustadzah Madrasatul Qur’an yang telah terpilih sebagai penguji.
Melalui pembagian kelompok tersebut, pelaksanaan ujian diharapkan dapat berlangsung lebih terarah sehingga penguji dapat mencermati kemampuan setiap santri secara lebih saksama.
Lebih dari sekadar penilaian akademik, Ujian Kenaikan Tingkat menjadi salah satu tolak ukur kesungguhan santri dalam mengikuti pembelajaran Al-Qur’an. Hasil ujian digunakan untuk mengevaluasi kecakapan membaca, ketepatan penerapan tajwid, serta penguasaan hafalan sebagai bahan pertimbangan kelayakan santri untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya.
Salah satu peserta, Nilna Ruby Al-Adawiyyah, mengungkapkan perasaannya menjelang pelaksanaan ujian. Ia mengaku memiliki kekhawatiran apabila harus mengalami penurunan tingkat, tetapi tetap memandang ujian sebagai kesempatan untuk memperbaiki kemampuan diri.
“Sebenernya khawatir turun Tingkat, tapi ya gapapa, ini juga jadi ajang buat kita untuk belajar lebih giat lagi,” ujar Nilna Ruby Al-Adawiyyah mengungkapkan perasaannya sebelum ujian berlangsung.
Adapun pengumuman hasil ujian sekaligus pembagian rapor dijadwalkan pada Ahad (8/11/2026). Hasil tersebut akan menjadi gambaran capaian pembelajaran santri sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Madrasatul Qur’an di lingkungan PP Al-Amanah Putri.
Tinggalkan Komentar