Info Pondok
Senin, 28 Sep 2026
28 September 2026

Seminar Tasawuf di PP Al-Amanah 2 Bahrul Ulum Jombang, Sayyid Ahmad Al-Habsyi Kenalkan Tasawuf kepada Para Santri

Senin, 28 September 2026 Kategori : Berita / Kegiatan / Pengajian

JOMBANG — Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, menggelar seminar ilmiah bersama Sayyid Ahmad Bin Musa Al-Habsyi pada Ahad (27/9/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB tersebut mengangkat tema “Pengenalan Tasawwuf untuk Kalangan Pemuda.”

Seminar ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan ilmu tasawuf kepada kalangan santri dan generasi muda. Ilmu tasawuf dipandang memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan karena berkaitan erat dengan pelaksanaan ilmu syariat yang dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

Sayyid Ahmad Bin Musa Al-Habsyi dari Seiwun, Yaman hadir sebagai pembicara utama dalam kegiatan tersebut. Ia dikenal sebagai salah satu murid Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz dan masih memiliki hubungan nasab dengan ulama tersebut.

Melalui seminar ini, para santri diajak untuk mengenal lebih jauh tentang tasawuf, khususnya kedudukannya dalam kehidupan seorang Muslim. Pengenalan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman bahwa pengamalan syariat tidak hanya berkaitan dengan aspek lahiriah, tetapi juga membutuhkan perhatian terhadap dimensi batin dan pembentukan akhlak.

Kegiatan seminar diawali dengan pembacaan Sholawat Nabi serta Agus Muhammad Hasan Musthofa, S.Ag membuka sebagai Moderator acara. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pengarahan dari Abah KH. Abdul Kholiq Hasan selaku pengasuh Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Usai sambutan dan pengarahan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan mawaidh yang disampaikan oleh Sayyid Ahmad bin Musa Al-Habsyi. Dalam kesempatan tersebut, para santri mendapatkan pengenalan mengenai ilmu tasawuf sebagai salah satu bagian penting dalam khazanah keilmuan Islam.

Seminar ilmiah ini menjadi ruang bagi para santri untuk memperluas wawasan keislaman, khususnya mengenai hubungan antara tasawuf dan syariat. Selain memperkuat pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar pesantren dalam memberikan bekal keilmuan dan spiritual kepada generasi muda.

(Red: Farah Zakia)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar