Info Pondok
Selasa, 16 Jul 2024

Kurikulum Pesantren

Program Kegiatan Pondok

Program Madrasah Al-Qur’an (Madrasatul Qur’an Bin – Nadzor)

  • Mudarasah Kelompok

Program ini diklasifikasikan menurut hasil test membaca Al-Qur’an dan disusun dengan sistem mudarosah kelompok. Mudarosah kelompok terbagi menjadi beberapa tingkatan yaitu :

Naqish A               : Tingkatan bagi santri pemula membaca Al-Qur’an dan mempelajari ilmu tajwid

Naqish B               : Tingkatan bagi santri yang mulai lancar membaca Al-Qur’an dan memahami ilmu tajwid (sesuai kurikulum)

Mutawasith A        : Tingkatan bagi santri yang telah menyelesaikan kurikulum Naqish

Mutawasith B         : Tingkatan bagi santri yang sudah lancar membaca Al-Qur’an dan menyelesaikan kurikulum Mutawasith

Maqbul                  : Tingkatan bagi santri yang akan mengikuti program tahfidz dan akan mengikuti Ujian Munaqosyah terbuka akhir tahun

Pasca Maqbul        : Tingkatan akhir bagi santri yang akan mengikuti program tahfidz

  • Fashahah

Sistem pembinaan fashahah ini diperuntukkan para asatidz dan asatidzah untuk mermperdalam keilmuan alqur’annya.

Program Jam’iyah Tahfidzul Qur’an (Penghafal Al-Qur’an)

Program ini meliputi dua sistem yaitu sistem tambahan bil-hifdzi dan murojaah.

  • Sistem Pengajaran

Tambahan Bil-Hifdzi : Menggunakan sistem setoran tambahan membaca Al-Qur’an dengan tanpa melihat, sekali majuan dengan simak langsung oleh penyimak setoran tambahan bil-hifdzi.

Muroja’ah : Sistem yang digunakan adalah santri maju dengan menyiapkan hafalan yang sudah disetorkan pada saat tambahan Bil-Hifdzi, guru penyimak membetulkan bacaan ketika ada yang salah.

  • Target Capaian
KURIKULUM TAHFIDZIL QUR’AN
Semester Hari Efektif Jumlah Hafalan Rincian Juz
I 100 Hari 100 Halaman 01 – 05
II 100 Hari 100 Halaman 06 – 10
III 100 Hari 100 Halaman 11 – 15
IV 100 Hari 100 Halaman 16 – 20
V 100 Hari 100 Halaman 21 – 25
VI 100 Hari 100 Halaman 26 – 30
  • Madrasah Diniyah
PROGRAM MADRASAH DINIYAH
NO KELAS ORIENTASI
1 Ibtida’iyyah –        Mampu menulis pego dengan baik dan benar

–        Mampu menguasai ilmu alat dasar

–        Mampu memahami ilmu syari’ah/fiqih dasar dan aqidah/tauhid dasar

2 1 – 3 –        Mampu mentashrif dan meng-i’rab

–        Terampil dalam mempraktekkan ibadah yaumiyyah

–        Mampu memahami mu’amalah dasar

3 4 – 6 –        Mampu memahami mu’amalah dan munakahah secara mendalam

–        Mampu memahami pengembangan ilmu fiqih dan ibarah kitab

  •  Pengajian Kitab

Sistem pengajian kitab dibagi menjadi 4 model, yaitu :

  1. Pengajian wethon (Kiai/Ibu Nyai membaca, santri memaknai)
  2. Pengajian Sorogan (Santri membaca, asatidz/ah mentashih)
  3. Pengajian diniyyah (klasifikasi berdasarkan kemampuan)
  4. Pengajian rutinan (pengajian-pengajian sentral berkala)
  5. Lain-Lain
  6. Ubudiyah (Tajhizul Janaiz, Haidl, Sholat Ghoib, Manasik)
  7. Ziarah Maqam
  8. Kajian Kitab Kuning
  9. Bahtstul Masail
  10. Bimbingan JQS (Qiro’ah Dan Shalawat)
  11. PGTPQ (Pembinaan Guru Tpq)
  12. Bimbingan Seni Hadrah Banjari
  13. Pelatihan Seni Tulis Dan Keputrian (Santri Putri)
  14. Latihan Pengembangan Kader Dakwah
  15. Majelis Dzikr (Tahlil, Yasin, Khotmil Qur’an, Dibaiyyah, Manaqib, Huwal Habib dan Simtud Duror)
  16. Pengajian Tasawwuf Al Hikam
  17. Pengajian Rutin Malam Rabu Wage Bersama Ibu-Ibu di Masjid Al-Bashiroh Ngledok
  18. Pengajian Rutin Tafsir Tematik Bersama Wali Santri di Masjid Al-Bashiroh Ngledok