Info Pondok
Jumat, 14 Jun 3174
3 Juni 2024

Perjalanan Sistem Pendidikan Indonesia Dari Masa ke Masa

Senin, 3 Juni 2024 Kategori : Artikel

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan suatu bangsa. Di Indonesia, sistem pendidikan telah mengalami evolusi yang signifikan sepanjang sejarahnya, dari masa pra-kemerdekaan hingga era modern saat ini. Perjalanan ini mencerminkan tantangan, inovasi, dan transformasi yang dilalui untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas dan inklusif bagi semua.

 

A. Masa Pra-Kemerdekaan

Pada masa pra-kemerdekaan, pendidikan di Indonesia didominasi oleh lembaga pendidikan tradisional seperti pesantren dan sekolah rakyat. Pendidikan pada saat itu lebih bersifat lokal, dengan kurikulum yang didasarkan pada nilai-nilai agama, budaya, dan tradisi lokal. adapun pemerintahan Indonesia masih dibawah penjajahan Belanda dan Jepang sehingga, sistem pendidikan Indonesia hanya menekankan pada pendidikan elit pribumi yang terdiri beberapa orang saja. Meskipun akses pendidikan terbatas, para tokoh pendidikan, seperti Ki Hajar Dewantara mulai memperjuangkan pendidikan yang lebih merata dan modern.

 

B. Masa Kemerdekaan Awal (1945-1965)

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, upaya untuk membangun sistem pendidikan nasional semakin diperkuat. Pendidikan dasar wajib mulai diimplementasikan, dan didirikanlah berbagai lembaga pendidikan seperti sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas. Gerakan pendidikan nasionalisasi, yang dipimpin oleh Ki Hajar Dewantara dengan konsep “Taman Siswa,” semakin menguatkan upaya untuk menciptakan pendidikan yang merata dan relevan.

 

C. Era Orde Lama (1966-1998)

Pada era Orde Lama, pemerintah lebih fokus pada pengembangan infrastruktur pendidikan. Program-program pembangunan pendidikan, seperti Gerakan Nasional Peningkatan Kualitas dan Efisiensi (GNPK&E), bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan di seluruh Indonesia. Sekolah-sekolah, universitas, dan lembaga pendidikan tinggi didirikan secara masif untuk mendukung pertumbuhan jumlah pelajar.

 

D. Reformasi Pendidikan (1998-Sekarang)

Pasca-reformasi, sistem pendidikan Indonesia mengalami berbagai reformasi untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan. Pengenalan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Kurikulum 2013, hingga Kurikulum Merdeka Belajar, menunjukkan upaya pemerintah dalam mengadaptasi kurikulum sesuai dengan tuntutan zaman. Perkembangan teknologi juga diintegrasikan dalam pendidikan, seperti pembelajaran online dan digitalisasi materi pembelajaran.

 

E. Tantangan dan Harapan di Masa Depan

Meskipun telah mengalami berbagai kemajuan, sistem pendidikan Indonesia masih dihadapkan pada tantangan, seperti kesenjangan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, kualitas guru, infrastruktur pendidikan, dan kurangnya pendanaan yang memadai. Harapan di masa depan adalah terwujudnya pendidikan yang inklusif, merata, berkualitas, relevan dengan tuntutan zaman, serta mampu menghasilkan generasi yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global.

Dengan mengenang perjalanan panjang sistem pendidikan Indonesia dari masa ke masa, kita dapat memetik pelajaran berharga untuk terus meningkatkan serta mengembangkan pendidikan sebagai investasi masa depan bangsa.

Red : Ariella A.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar