Info Pondok
Rabu, 17 Apr 2024
10 Februari 2024

Lamunanku

Sabtu, 10 Februari 2024 Kategori : Cerpen / Karya Santri

Lamunanku

“Kring… Kring…” dering alarm dari ponsel Zeda. Zeda pun langsung mematikan alarm dari ponsel itu, dan hendak beranjak dari kasur untuk bersiap karena pikirnya ada jam kuliah pagi ini. Saat hendak mandi ia melihat kalender kamar nya yang menunjukkan tanggal merah. Ia baru sadar, bahwa hari itu adalah hari dimana terdapat peristiwa sangat luar biasa.

“oh iya, sekarang kan 27 Rajab. Jadi, tanggal merah! Yes. hari ini gausah kuliah,” gumam Zeda dalam hati dengan raut wajah bahagia.

Ia pun kembali menaiki ranjangnya, duduk sambil melihat ke arah luar jendela kamarnya. Langit cerah, burung bernyanyian, dan seling berterbangan. Sungguh indah pemandangan pagi itu. Zeda berdiam lama, melamun sambil menikmati indahnya suasana. Lamunan Zeda membuat ia teringat oleh sosok yang membuat Zeda rindu yang tak lain adalah Ustadz Rohman.

Beliau adalah salah satu guru ngaji Zeda saat kecil. Zeda sering, bahkan setiap mengaji, Ustadz Rohman selalu bercerita tentang sosok mulia, sempurna, penerang dunia yakni Nabi Muhammad saw.

Zeda pun teringat salah satu cerita dari Ustadz Rohman tentang perjalanan dahsyat yang dilakukan nabi dalam waktu sekejab.

Dikisahkan Rasulullah diangkat oleh Allah ke langit ke tujuh dan menjumpai nabi-nabi sebelum beliau.

Tepatnya pada sebuah malam 27 Rajab, beliau diangkat oleh Allah untuk isra’ mi’ raj hingga Sidratul Muntaha, langit ke 7 untuk bertemu langsung dengan Allah. Perjalanan ini menurut mayoritas ulama adalah perjalanan fisik dan batin.

Ketika berjumpa dengan Allah, Nabi Muhammad mendapatkan perintah sholat sebanyak 50 kali dalam sehari. Beliau pun menerimanya.

Akan tetapi, saat turun dari langit ke tujuh beliau berjumpa Nabi Musa dan meminta Nabi Muhammad untuk meminta keringanan pada Allah. Begitupun hingga sampai 5 waktu yang dikenal sampai sekarang.

“Ting.” Suara notifikasi ponsel Zeda membuat Zeda tersadar dari haluannya dari tadi. Zeda pun melihat ponselnya, dan ternyata itu adalah notif dari dosennya untuk memberi tugas pada mahasiswanya.

 

Oleh : Nayla Fathiyatun

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar